2 Alasan Nicolas Marino Tertarik Menjadi Kurator Toba Nauli 2017

0
80

Nicolas Marino merupakan salah satu kurator Kontes Foto Toba Nauli 2017. Ia adalah seorang fotografer dan arsitek asal Argentina. Ia gemar menjelajahi dunia dengan sepedanya, khususnya ke daerah terpencil untuk merasakan keberagaman budaya. Berkat hobinya ini, ia merasakan keintiman dengan destinasi-destinasi yang ia kunjungi, dengan alam dan warga lokal. Nicholas sendiri telah menjelajahi 86 negara.

Saat membuka Eksibisi Foto Toba Nauli 2017, ia mengungkapkan ada dua hal yang membuatnya tertarik ketika ditawari sahabatnya Ricky Siegers untuk bergabung sebagai kurator. “Saya telah bersepeda keliling dunia selama kurang lebih 5 tahun menjelajahi berbagai Negara. Dan tahun 2013 saya menghabiskan empat bulan bersepeda keliling Indonesia mulai dari Nusa Tenggara Timur hingga ke Sumatera, Medan. Saya sungguh senang datang ke Indonesia. Inilah alas an pertama saya ingin menjadi kurator, saya cinta Indonesia. Selama empat bulan saya mendapatkan keindahan alam, keramahan penduduk, saya merasa benar-benar dihargai di Indonesia,” ujar Nicolas Marino, Kamis (27/7).

Lalu alasan kedua Nicolas Marino menjadi kurator Toba Nauli 2017 adalah untuk mempromosikan kepada masyarakat local dan luas, bahwa keindahan alam yang dimiliki suatu daerah sudah sepatutnya dijaga. Ia berkata seperti ini karena ketika bersepeda di Kalimantan dan Sumatera, ia melihat banyak hutan alam yang rusak. Ia sangat menyayangkan kejadian ini dan ingin berbuat sesuatu tentangnya. Dengan menjadi kurator ia bukan hanya ingin menunjukkan keindahan yang dimiliki Danau Toba saja, namun juga sebagai pengingat bagi masyarakat lokal maupun wisatwan untuk tetap menjaga keindahan.

Eksibisi Foto Toba Nauli 2017 dapat dinikmati di Museum Mandiri Jakarta mulai 27 hingga 30 Juli 2017. Menampilan 80 foto terbaik Danau Toba yang telah dikurasi oleh kurator Nicolas Marino, Ricky Siegers, dan Aryono Huboyo Djati. (idr)