H3, BPOPDT, dan Pemkab Optimalkan Promosi Wisata Toba

0
246
Integrated Tourism Danau Toba

Htiga.org – Komunitas H3 menggelar pertemuan untuk optimalkan perencanaan langkah-langkah kembangkan wisata Danau Toba. Pertemuan yang diselenggarakan di Plaza Simas, Jakarta pada hari Selasa (17/1) tersebut mengundang tujuh Bupati di sekitar kawasan Danau Toba dan juga dihadiri oleh Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BPOPDT).

Adapun kehadiran dari BPOPDT untuk memaparkan rencana program ke depannya diwakili oleh Arie Prasetyo. Kemudian empat perwakilan dari pemerintah kabupaten (pemkab) kawasan Danau Toba juga turut hadir meliputi pemerintah Tapanuli Utara, Simalungun, Toba Samosir, dan Pakpak Bharat. Dari masing-masing pihak termasuk Komunitas H3 dengan sungguh-sungguh memaparkan rencana kegiatan untuk mendukung pemerintah mengembangkan Danau Toba.

“Keseriusan pemerintah terlihat ketika Presiden Joko Widodo dua kali mengunjungi kawasan Danau Toba. Juga telah diadakan tiga kali sidang kabinet khusus membicarakan Danau Toba ditambah dengan diresmikannya Bandara Silangit,” papar Arie Prasetyo.

Untuk tahun 2017 ini, BPOPDT berencana untuk lebih fokus memaksimalkan koordinasi. Arie berharap segala kegiatan yang dapat membantu perkembangan Danau Toba dapat berjalan dengan lancar sehingga target pemerintah dapat tercapai.

Diskusi dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan untuk program kerja 2017 dalam rangka percepatan pembangunan Danau Toba. Beberapa langkah-langkah akan diprioritaskan dimulai dari perbaikan lingkungan hidup, penyusunan portofolio sejarah dan budaya Danau Toba hingga pembangunan infrastruktur.

Selain itu, akan ada juga pembangunan jalan tol Tebingtinggi – Parapat, perpanjangan landasan bandara Silangit, dan rehabilitasi dermaga dan jembatan Tano Ponggol. BPOPDT mengambil langkah untuk menyusun Integrated Masterplan (zona koordinatif dan zona otoriatif).

Dalam segi pembangunan ekonomi, telah dirancang program yaitu penyusunan Skema Investasi dan PTSP atau penyusunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Danau Toba. Kemudian target pembangunan 1.000 homestay untuk menunjang ketersediaan penginapan wisata di kawasan Danau Toba. (rnd)