Komunitas H3 Dorong Pemerintah Manfaatkan Proyek OBOR

0
71

Komunitas H3 Dorong Pemerintah Manfaatkan Proyek OBOR

Dumoly F. Pardede selaku Ketua Komunitas H3 (Horas Halak Hita) mengatakan bahwa pemerintah perlu melibatkan masyarakat untuk mendukung pembangunan Sumatera Utara khususnya sektor pariwisata di sekitar Danau Toba. Hal ini ia ungkapkan melalui pertemuan dengan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang yang akrab dipanggil OSO, Rabu (14/6). Selain dihadiri oleh Ketua Komunitas H3 dan Ketua DPD RI, hadir pula pengurus Komunitas H3 yakni Alfonso Napitupulu, Tengku Said Idris, M. panajitan, Andy Manik, Ricardo Simanjuntak, Laurens Manurung, Raya Siahaan, dan ABL Tobing.

Dalam pertemuan ini Komunitas H3 bersama OSO membahas mengenai program One Belt One Road (OBOR) yang kini sedang diusung pemerintah. Dumoly F. Pardede lebih lanjut mengungkapkan bahwa program OBOR ini ada baiknya melibatkan investor lokal sehingga nilai tambah ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. OSO menanggapi saran tersebut dengan mengajak Komunitas H3 bekerja sama mendukung pembangunan infrastruktur khususnya di sektor pariwisata Sumatera Utara sebagai lanjutan program OBOR. Pembangunan infrastruktur tersebut meliputi jalan, jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, terminal, dan bandara. OSO menambahkan bahwa kemajuan ekonomi ini sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur.

Komunitas H3 adalah komponen masyarakat yang mendukung pembangunan sektir pariwisata di Sumatera Utara. Komunitas yang merupakan wadah persaudaraan masyarakat ini tentu menyambut baik segala bentuk program yang berpotensi mendorong pengembangan Sumatera Utara yang lebih baik dan positif. Program OBOR merupakan sebuah rencana raksasa yang akan menghubungkan Indonesia dengan berbagai Negara. Pembangunan infrastruktur di Indonesia sendiri merupakan pembangunan konektivitas antar wilayah seperti jalur kereta api Kuala Tanjung yang menghubungkan Riau dengan Sumatera Utara.

Pengurus Komunitas H3, ABL Tobing menambahkan bahwa saat ini Komunitas H3 telah banyak bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam berbagai kegiatan sektor pariwisata seperti Toba International Detour di antarnya Toba GranFondo yang telah sukses menggaet minat wisatawan mancanegara tahun 2016 lalu. Untuk itulah Komunitas H3 senantiasa hadir dan siap untuk membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur Sumatera Utara. Dumoly F. Pardede mengatakan bahwa ketersediaan infrastruktur ini akan berpengaruh banyak bagi masyarakat.

Demikian diskusi berlangsung selama kurang lebih satu jam. Baik OSO mupun Komunitas H3 yakin dengan berperannya masyarakat dalam pembangunan negara, dengan dan tanpa memanfaatkan program OBOR. Pembangunan infrastruktur akan menghasilan peningkatan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.  (idr)