Penghargaan 5 Karya Terbaik Kontes Foto Toba Nauli 2017

0
74

Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017 (TNP17) adalah sebuah kegiatan fotografi eksplorasi salah satu kaldera vulkanik terbesar dunia, Danau Toba. Kontes foto dimulai sejak 1 Maret hingga 15 Juli 2017. Jumlah karya foto yang dikirimkan melalui situs tobanauli.id mencapai lebih dari 7000 foto. Hingga 24 Juli 2017 lalu, ketiga kurator TNP17 Nicolas Marino (Argentina), Aryono Huboyo Djati (Indonesia), dan Ricky Siegers (Belanda) telah menentukan 80 foto finalis dan 5 foto terbaik.

Karya foto finalis dipamerkan di Eksibisi Foto Toba Nauli 2017 di Museum Bank Mandiri Jakarta mulai 27 Juli 2017 silam dan telah menerima antusiasme yang tinggi dari masyarakat luas.  Pengunjung dari umum dan pelajar, wisawatan domestik dan mancanegara mengunjungi galeri karya foto keindahan Danau Toba. Ada pula wisatawan asing datang ke Museum Bank Mandiri dan melihat karya foto. “Saya baru saja tiba di Jakarta setelah dari Bali dan Gili. Saya tidak tahu jika ada Danau Toba di Indonesia. Sepertinya sangat menarik. Saya jadi ingin mengunjunginya lain kali,” ungkap Amy, wisatawan asing asal Belanda. Tercatat 3000 pengunjung lebih mengunjungi Eksibisi Toba Nauli 2017 sejak dibuka Kamis 27 Juli 2017 lalu.

Bersamaan dengan eksibisi foto, tanggal 28 hingga 30 Juli 2017, juga diadakan klinik fotografi bersama tiga kurator TNP17 Nicolas Marino, Aryono Huboyo Djati, dan Ricky Siegers. Ketiga kurator membagikan pengalaman dan sudut pandang fotografi yang baru untuk peserta foto klinik yang diikuti 50 peserta. “Pesertanya klinik cukup kritis dan interaktif, kami senang dapat memberikan pengalaman kami pada mereka,” ujar Ricky Siegers yang memberikan klinik Street Photography Philosophy.

 Pada hari Minggu (30/7) Eksibisi Foto Toba Nauli 2017 mencapai puncak acara. Pada Minggu sore diselenggarakan selebrasi pemberian penghargaan pada pemenang kontes foto Toba Nauli 2017. Kelima karya foto finalis terbaik ini adalah Ares Jonekson Saragi (Medan) dengan karyanya Panen Padi, Andru Kosti (Medan) dengan karyanya Cucian Pagi, Asmon Pardede (Toba Samosir) dengan karyanya Tradisi Pemindahan Tulang Belulang Leluhur, Angelus Agustinus (Jakarta) dengan karyanya Panatapan Tele Tempat Memandang dari Kejauhan, dan Zulfikri Sasma (Padang) dengan karyanya Membuat Ulos.

“Kelima foto finalis terbaik tersebut sungguh pantas untuk menjadi karya terbaik didasari oleh banyak faktor diantaranya komposisi, basic techniquepoint of view, dan communication,” ujar Ricky Siegers salah satu kurator final. Foto-foto terbaik ini menunjukkan berbagai sisi Danau Toba yang jarang diperhatikan oleh wisatawan. Perspektif baru ini akan membawa wisatawan membuka arah untuk menuju ke Danau Toba dan melihat sisi-sisi baru yang belum pernah mereka alami.

“Fotografer-fotografer ini sudah sepatutnya kami beri apresiasi karena berhasil memotret pesona Danau Toba  dan menceritakan Danau Toba melalui karya foto. Masyarakat luas perlu melihat bahwa Danau Toba tak sekadar indah alamnya, tapi juga budayanya. Masih banyak hal yang bisa dieksplorasi dari Danau Toba,” ujar Toto Charano selaku Ketua Panitia TNP17.

Bagi Anda yang belum berkesempatan melihat pesona keindahan Danau Toba di Eksibisi Toba Nauli 2017, eksibisi akan diperpanjang hingga 31 Agustus 2017 mulai pukul 09.00 hingga 15.00. (idr)