Road to TNP17: Berkenalan dengan Kurator Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017

0
27

Road to TNP17: Berkenalan dengan Kurator Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017

Menuju Toba Nauli Photo Contest and Exhibition 2017, karya foto yang masuk akan dikurasi oleh tiga fotografer professional. Mereka adalah Nicholas Marino, Aryono Huboyo Djati, dan Ricky Siegers. Selain menjadi kurator kompetisi foto, ketiga fotografer ini juga akan membagikan ilmu dan pengalaman mereka melalui photo clinic & workshop yang terbuka untuk masyarakat umum. Tak kenal maka yak sayang, inilah profil ketiga kurator TNP17, sebuah event fotografi yang diinisiasi oleh Komunitas H3 (Hiras Halak Hita) untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Utara.

Nicolas Marino

Nicolas Marino adalah seorang fotografer dan arsitek asal Argentina. Ia gemar menjelajahi dunia dengan sepedanya, khususnya ke daerah terpencil untuk merasakan keberagaman budaya. Berkat hobinya ini, ia merasakan keintiman dengan destinasi-destinasi yang ia kunjungi, dengan alam dan warga lokal. Nicholas sendiri telah menjelajahi 86 negara. Karya fotonya mencerminkan interaksi yang kaya dan mendalam dengan tempat dan orang-orang yang pernah ia temui selama perjalanan. Di photo clinic & workshop mendatang, Nicolas Marino akan berbagi pengalamannya bersepeda di seluruh dunia, kecintaannya pada dunia fotografi, dan hubungan erat fotografi dengan perjalanannya ke berbagai belahan dunia. Di Kelas bertajuk Capturing The Soul of The Earth, ia akan memberikan masukan serta ide segar tentang bagaimana berinteraksi dengan lingkungan dengan berbagai keterbatasan bahasa maupun perbedaan budaya, juga bagaimana ia menghasilkan foto yang ‘hidup’.

Aryono Huboyo Djati

Sosok Aryono Huboyo Djati dikenal sebagai pencipta lagu legendaris Burung Camar yang memenangkan Kawakami Award di ajang “The World Popular Song Festival” tahun 1985. Kala itu karyanya berhasil  mengharumkan nama Indonesia di belantika musik internasional.Selain berkarya di bidang music, Aryono Huboyo Djati juga seorang pegiat fotografi human interest. Ia memotret kehidupan masyarakat bawah hingga pernah menjadi fotografer resmi kepresidenan. Karya foto Aryono Huboyo Djati pernah mengguncang dunia fotografi karena salah satu karya fotonya yang bertajuk “Janda Satu Anak” berhasil terjual pada lelang dengan nilai fantastis untuk sebuah karya fotografi di Asia Tenggara. Ia sendiri telah menerbitkan buku Directing in Photography pada tahun 2011 yang saat peluncuran langsung habis dibeli oleh penggemar fotografi. Di photo clinic & workshop mendatang Aryono Huboyo Djati akan membagikan ilmu Directing in Photography seperti yang pernah ia jadikan buku.

Ricky Siegers

Ricky Siegers adalah seorang fotografer professional yang karyanya telah dimuat di berbagai majalah di Amsterdam, New York, Sacramento, Jakarta, Baghdad, dan berbagai majalah  dunia lainnya. Ia telah mengeliling dunia memotret kehidupan social, berinteraksi dengan banyak orang, dan memotret kehidupan sehari-hari manusia di jalan. Ia bercerita,menangkap jiwa manusia, dan mengisahkannya melalui karya fotografi. Ricky Siegers telah berkarir sebagai fotografer professional yang fokus pada documenter dan street photography selama 7 tahun. Dan selama 4 tahun ke belakang ia menjadi salah satu kurator untuk salah satu galeri foto pilihan online ternama, 1x.com. Di kelas Philoshophy of Street Photography ia akan menjelaskan filosofi memotret kehidupan sosial dan membawa karya fotonya. Ia akan menjelaskan latar belakang dari setiap foto yang ia ambil. (idr)